Seperti pepatah, jika berteman dengan pandai besi maka kita setidaknya akan mendapati bau badan kita seperti bau besi bahkan bisa saja badan kita terbakar ubupan pandai besi tersebut, jika berteman dengan penjual parfum maka setidaknya badan kita akan tercium wangi seperti parfum dagangan penjual parfum tadi, bahkan mungkin mendapat parfum gratis. :-)
Intinya adalah, diri kita bisa tercermin dari siapa teman kita. Teman-teman kita adalah orang-orang mukmin yang baik, maka orang bisa menilai kita sebagai mukmin yang baik pula. Sebaliknya jika teman-teman yang kita pergauli adalah orang yang tidak baik, maka orang pun bisa menilai kita sebagai orang yang tidak baik.
Pergaulan remaja secara tidak langsung juga akan mempengaruhi jodohnya kelak. Bagaimana tidak, sehari-hari kita bergaul di masyarakat, mengenal orang-orang di sekitar, sekolah, mengaji bareng, belanja, dll. Kemungkinan besar, ya kita akan berjodoh dengan orang-orang di sekitar tersebut. Jika tidak, mungkin salah satu saudara atau masih kenalan orang sekitar.
Itulah sebabnya kita harus pandai memilih teman bergaul. Para pria mukmin pasti selalu ingin jodoh terbaik yaitu seorang muslimah yang baik, yang pergaulannya di lingkungan orang-orang soleh. Hampir tidak mungkin seorang pria mukmin misalnya mencari jodoh di lingkungan seperti tempat hiburan malam dll.
Maka, bergaullah yang baik, dekati orang-orang yang baik, kelak engkau akan menjadi orang yang baik, dan mendapatkan jodoh yang baik. :-)
cheeers...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar